Oleh Firman Revanto
Jadi affiliator, dapat komisi tiap ada yang checkout lewat link Anda.
Buku Mengemudi Ambisi ini adalah sebuah refleksi mendalam tentang hubungan manusia dengan ambisi. Dibuka dengan kisah mitologis Icarus sebagai simbol dorongan melampaui batas, yang bisa berujung pada kejayaan atau kehancuran. Penulis menekankan bahwa ambisi bukan sekadar energi positif, melainkan kekuatan ambigu yang dapat membangun peradaban sekaligus meruntuhkan kehidupan pribadi.
Buku ini membedah wajah ambisi yang sering menyamar sebagai cinta, tanggung jawab, disiplin, visi, bahkan spiritualitas. Ia menyingkap bagaimana ambisi bisa lahir dari dorongan alami, konstruksi sosial, ilusi kompetensi, rasa inferioritas, kekecewaan, hingga ketakutan.
Ambisi jarang datang dengan wajah yang jahat—justru sering tampak wajar dan mulia.
Namun, pertanyaan utama yang terus digemakan adalah: Apakah kita mengemudikan ambisi, atau justru ditunggangi olehnya? Buku ini tidak menawarkan jawaban instan, melainkan cermin untuk berintrospeksi. Mengajak pembaca menyadari motif tersembunyi di balik keinginan, menimbang apakah dorongan itu lahir dari cinta atau luka, dari makna atau sekadar ketakutan.
Ini adalah undangan untuk membongkar diri, menata ulang hubungan dengan ambisi, dan menemukan keseimbangan antara dorongan untuk maju dengan kebijaksanaan untuk berhenti.
Belum ada ulasan untuk buku ini.